Di Al-qur'an menjelaskan tata cara shalat. Kita shalat harus khusu, apapun yang terjadi disekitar kita jangan diperdulikan. Pada suatu hari ada seorang menantu sedang shalat. Tak lama kemudian sang mertua datang membawa sayur
"assalamu'alaikum... aisah ini ada sayur"
Menantunya mendengar dan berkata dalam hati
"waduh bawa sayuran, mumpung banget gw lagi nggak belanja"
mertua berkata sekali lagi
"kalo nggak mau mau dibawa pulang ya"
menantu sudah resah, tetapi dia sedang shalat. tiba-tiba dia mmengeluarkan kata
bukannya "iyakanakbuduwaiyakanastain" tapi "iya taro situ aja"
Blog yang menceritakan apa saja Jika tertarik dengan posting saya, tidak dilarang komentar bisa melalui e-mail Jika ingin mempromosikan blog ini silahkan tidak dilarang Jika perlu maka follow blog ini
Wednesday, July 7, 2010
Google Earth
Google Earth merupakan sebuah program globe virtual yang sebenarnya disebut Earth Viewer dan dibuat oleh Keyhole, Inc.. Program ini memetakan bumi darisuperimposisi gambar yang dikumpulkan dari pemetaan satelit, fotografi udara dan globe GIS 3D. Tersedia dalam tiga lisensi berbeda: Google Earth, sebuah versi gratis dengan kemampuan terbatas; Google Earth Plus ($20), yang memiliki fitur tambahan; dan Google Earth Pro ($400 per tahun), yang digunakan untuk penggunaan komersial.
Pengenalan
Gunung St. Helens dilihat menggunakan Google Earth.
Awalnya dikenal sebagai Earth Viewer, Google Earth dikembangkan oleh Keyhole, Inc., sebuah perusahaan yang diambil alih oleh Googlepada tahun 2004. Produk ini, kemudian diganti namanya menjadi Google Earth tahun 2005, dan sekarang tersedia untuk komputer pribadiyang menjalankan Microsoft Windows 2000, XP, atau Vista, Mac OS X 10.3.9 dan ke atas, Linux (diluncurkan tanggal 12 Juni 2006) danFreeBSD. Dengan tambahan untuk peluncuran sebuah klien berbasis update Keyhole, Google juga menambah pemetaan dari basis datanya ke perangkat lunak pemetaan berbasis web. Peluncuran Google Earth menyebabkan sebuah peningkatan lebih pada cakupan media mengenai globe virtual antara tahun 2005 dan 2006,[3] menarik perhatian publik mengenai teknologi dan aplikasi geospasial.
Globa virtual ini memperlihatkan rumah, warna mobil, dan bahkan bayangan orang dan rambu jalan. Resolusi yang tersedia tergantung pada tempat yang dituju, tetapi kebanyakan daerah (kecuali beberapa pulau) dicakup dalam resolusi 15 meter.[4] Las Vegas, Nevada danCambridge, Massachusetts memiliki resolusi tertinggi, pada ketinggian 15 cm (6 inci). Google Earth memolehkan pengguna mencari alamat (untuk beberapa negara), memasukkan koordinat, atau menggunakan mouse untuk mencari lokasi.
Monumen Nasional dilihat dengan 3d Building salah satu fitur Google Earth
Google Earth juga memiliki data model elevasi digital (DEM) yang dikumpulkan oleh Misi Topografi Radar Ulang Alik NASA. Ini bermaksud agar kita dapat melihat Grand Canyonatau Gunung Everest dalam tiga dimensi, daripada 2D di situs/program peta lainnya. Sejak November 2006, pemandangan 3D pada pegunungan, termasuk Gunung Everest, telah digunakan dengan penggunaan data DEMuntuk memenuhi gerbang di cakupan SRTM.[5]
Banyak orang yang menggunakan aplikasi ini menambah datanya sendiri dan menjadikan mereka tersedia melalui sumber yang berbeda, seperti BBS atau blog. Google Earth mampu menunjukkan semua gambar permukaan Bumi. dan juga merupakan sebuah klienWeb Map Service. Google Earth mendukung pengelolaan data Geospasial tiga dimensi melalui Keyhole Markup Language (KML).
Google Earth memiliki kemampuan untuk memperlihatkan bangunan dan struktur (seperti jembatan) 3D, yang meliputi buatan pengguna yang menggunakan SketchUp, sebuah program pemodelan 3D. Google Earth versi lama (sebelum Versi 4), bangunan 3d terbatas pada beberapa kota, dan memiliki pemunculan yang buruk tanpa tekstur apapun. Banyak bangunan dan struktur di seluruh dunia memiliki detil 3D-nya; termasuk (tetapi tidak terbatas kepada) di negara Amerika Serikat, Britania Raya,[6] Irlandia, India, Jepang, Jerman,Kanada, Pakistan dan kota Amsterdam dan Alexandria.[7] Bulan Agustus 2007, Hamburg menjadi kota pertama yang seluruhnya ditampilkan dalam bentuk 3D, termasuk tekstur seperti facade. Pemunculan tiga dimensi itu tersedia untuk beberapa bangunan dan struktur di seluruh dunia melalui Gudang 3D Google[8] dan situs web lainnya.
Fitur Wikipedia dan Panoramio
Bulan Desember 2006, Google Earth menambah fitur baru disebut "Geographic Web" yang meliputi tampilan Wikipedia dan Panoramio. Di Wikipedia, entri diberi koordinat denganTemplat:Coor title dms. Apabila pilihan untuk memperlihatkan entri Wikipedia atau Panoramio dipilih, pengguna akan diperlihatkan dengan titik yang dapat ditekan dalam versi Google Earth. Apabila titik tersebut ditekan, pengguna dapat melihat entri Wikipedia atau Panoramio langsung di Google Earth. Terdapat juga fitur komunitas dari proyek Wikipedia-World. Banyak koordinat yang digunakan, tipe yang berbeda ditampilkan dan bahasa yang berbeda disediakan daripada fitur Wikipedia berdiri sendiri. Google mengumumkan pada tanggal 30 Mei 2007 bahwa mereka mengambil alih Panoramio.
Pengaruh
Aplikasi antarmuka Google Earth berlawanan dengan sebuah program 'Earth' yang mirip seperti yang dinyatakan dalam acara fiksi ilmiah Snow Crash oleh Neal Stephenson. Salah seorang pembuat Google Earth mengklaim bahwa Google Earth dibuat setelah Snow Crash, sementara pembuat lainnya mengatakan bahwa terinspirasi oleh Powers of Ten.
Komunitas Google Earth
Komunitas Google Earth merupakan sebuah forum online yang ditujukan untuk membuat tanda tempat dari sisi perspektif yang menarik. Ini dapat ditemukan di halaman web Google Earth atau di bawah menu Help di program itu sendiri. Setelah mengunduh sebuah tanda tempat, secara otomatis menjalankan Google Earth (apabila tidak dibuka), dan terbang menuju area yang diinginkan. Setelah itu, Anda dapat memasukkannya dalam "My Places" dengan mengklik kanan ikon dan memilih "Save to My Places". Secara tambahan, siapapun dapat mengirim tanda tempat ke orang lain agar dapat diunduh, selama Anda memiliki akun.
Google Earth juga dapat digunakan untuk mencari "bencana". Sekarang, seorang pengguna dapat menemukan bencana dalam Komunitas Google Earth. Contohnya sebuah kapal yang terbalik di lepas pantai Murmansk (
69°15′32.22″LU,33°14′17.11″BT) atau sebuah mobil yang terbakar, di autobahn A3 dekat Gieslenberg, utara Leverkusen, Jerman (
51°4′47.04″LU,6°59′17.77″BT).
Joger
"Joger Jelek Bali Bagus"
"Baru tau ada monyet baca tulisan ini"
"banyak orang bilang saya malas, padahal saya rajin.. makan, main, jalan-jalan"
dan masih banyak lagi, kalo mau datanglah ke Joger Bali
"Baru tau ada monyet baca tulisan ini"
"banyak orang bilang saya malas, padahal saya rajin.. makan, main, jalan-jalan"
dan masih banyak lagi, kalo mau datanglah ke Joger Bali
Monday, July 5, 2010
Mogok Makan
Pada suatu hari, ada penggusuran rumah. Salah satu dari warga melalukan mogok makan. lalu ada wartawan ingin bertanya
"kenapa bapak melalkan mogok makan?"
"saya di gusur"
"kenapa bapak tidak mau di ganti rugi?"
"ya jelas. saya mau nya ganti untung. masa udah di ganti tetep rugi"
"oh iya betul juga. tapi kan sudah di tukar guling. kenapa tak mau?"
"pasti semua orang tak mau rumah nya di ganti dengan bantal guling"
saat wawancara, istri bapak tersebut membawakan makanan nya dan di makan olehnya
"kata bapak sedang melalukan mogok makan kok malah dihabiskan makanannya?"
"ini lagi jamnya sarapan. saya mogok makan bukan mogok sarapan!!"
"(%$#*)"
"kenapa bapak melalkan mogok makan?"
"saya di gusur"
"kenapa bapak tidak mau di ganti rugi?"
"ya jelas. saya mau nya ganti untung. masa udah di ganti tetep rugi"
"oh iya betul juga. tapi kan sudah di tukar guling. kenapa tak mau?"
"pasti semua orang tak mau rumah nya di ganti dengan bantal guling"
saat wawancara, istri bapak tersebut membawakan makanan nya dan di makan olehnya
"kata bapak sedang melalukan mogok makan kok malah dihabiskan makanannya?"
"ini lagi jamnya sarapan. saya mogok makan bukan mogok sarapan!!"
"(%$#*)"
Sunday, July 4, 2010
13th ASIA PARACHUTING CHAMPIONSHIP INDONESIA 2010
Ivent yang baru kali pertama terselenggara di kota Solo itu, Minggu (04/07) pagi secara resmi dibuka Menteri Negara Pemuda dan Olahraga Andi Malarangeng yang dipusatkan di lapangan Dirgantara komplek TNI Auri, dimeriahkan dengan berbagai atraksi seperti marching band, reog ponorogo, gantole dan terjun payung yang melibatkan perwakilan dari 15 negara.
Kepada wartawan, Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Malarangeng mengaku bangga dengan terpilihnya Indonesia khususnya kota Solo sebagai tuan rumah kejuaraan terjun payung tingkat Asia Oceania. Ini menandakan jika olahraga dirgantara saat ini kembali bangkit dan dinamikanya semakin tinggi. Adanya olahraga dirgantara ini juga semakin melengkapi berbagai kejuaraan yang selama ini dilakukan di darat dan di laut.
Sementara itu, usai upacara pembukaan langsung digelar berbagai pertandingan khususnya nomor ketepatan mendarat. Indonesia selalu tuan rumah berharap banyak mampu meraih posisi tiga besar, khususnya di nomor kerjasama tim. Menurut salah satu penerjun senior Indonesia Effendi Son, peluang itu dibebankan kepada lima penerjun putri yang dimotori Pingkan Mandagi asal Manado.
Beberapa penerjun saingan berat Indonesia diantaranya berasal dari China, Kazakstan dan Australia. Sebab ketiga Negara tersebut terkenal dengan penerjun kelas dunia dan sering tampil di berbagai kejuaran internasional.(EP/DS)
Akibat Korup
Depan gerbang surga, banyak manusia yg mengantri untuk diadili oleh Tuhan..
Sambil mengantri, manusia yg baru pertama kali ke depan gerbang surga itu pun takjub, melihat di tembok gerbang surga terdapat JAM dan label negara-negara di dunia..
Tapi ada yg aneh dari jam tersebut, setiap negara mempunyai kecepatan putaran yg berbeda dengan jam negara lainnya.. Melihat hal yg unik itu, salah seorang dari mereka bertanya,
Orang Filipina : "Malaikat, knapa tuh kok jamnya beda-beda muternya?"
Malaikat : "Oh kecepatan putaran itu bedasarkan tingkat korupsi negara anda, semakin cepat berarti semakin besar tingkat korupsi di negara anda"
Orang Filipina : "Ooohhh begitu... (sambil berbisik ke yg lain) emang bener kata orang, si Estrada korupnya gila-gilaan. . Tuh jam jadi bukti.."
Orang Thailand : "Wah brengsek ! Ternyata Somchai Wongsawat juga korupsi ! Pantes negara gue miskin!!"
Orang Singapore : "Hahahah jam negara gw Slow bgt tuh..Kebukti negara gw bersih dari yg namanya Korupsi... Hahahaha"
Orang Indonesia : (melihat sekeliling, ga menemukan jam negaranya). Lalu dia pun bertanya, "Malaikat, kenapa jam negara saya ga adaaaa ???? Saya tdk melihat adanya jam negara sayaaa..."
Malaikat : "Maaf, anda dari negara mana?"
Orang Indonesia : "Indonesia"
Malaikat : "Sebelumnya saya minta maaf atas ketidaksopanan ini. Coba lihat kesana.. Jam negara Anda kami pakai sebagai kipas angin..soalnya putarannya kenceng..."=))
Keterangan Gambar : Indeks persepsi korupsi di 2009. Semakin hijau menunjukkan tingkat korupsi semakin rendah; sedangkan semakin merah menunjukkan semakin tinggi tingkat korupsi sebuah negara
Panggil Mereka Anak – anak Kuburan
Panggil mereka anak – anak kuburan. Mereka adalah anak – anak yang biasa berkeliaran di kompleks pekuburan kotaku. Tempatnya jauh di pinggiran kota dengan nuansa yang masih membuat kita bergidik membayangkan seperti apa ketika malam tiba. Nuansa yang tidak akan aku pilih untuk berjalan sendirian, bahkan bila bersama seorang kawan sekalipun.
Namun berbeda dengan anak – anak kuburan. Mereka dengan leluasa bermain disana tak kenal waktu. Bagi mereka yang masih bisa merasakan bangku sekolah, bermain di kompleks kuburan ketika pulang sekolah sudah pasti menjadi agenda utama. Bagi mereka yang tidak bersekolah, aku yakin sejak pagi mereka sudah berada disana.
Anak – anak kuburan berkulit hitam legam. Rambut mereka berwarna sedikit merah bukan karena gaya tapi karena mereka berteman dengan matahari dan tak kenal mandi. Anak – anak kuburan selalu sama dimana saja.
Jangan tanya permainan apa yang mereka lakukan. Berlari – larian diantara batu nisan atau bermain petak umpet bahkan saling mengetes pengetahuan akan kuburan siapa dimana. Suatu hal yang tidak lazim dilakukan anak – anak kebanyakan.
Jangan pula tanya malam hari mereka kemana. Anak – anak kuburan menghabiskan waktu malam hari mereka juga di antara rerumputan liar dan gundukan tanah kuburan. Yang usia remaja bahkan menghabiskan waktu malam minggu mereka ngobrol hingga dini hari di kompleks ini. Mereka memang bernyali baja.
Anak – anak kuburan suka bila saling bercerita diantara mereka. Entah tentang anak kampung lain yang menantang bermain bola atau teman di sekolah yang selalu mengganggu bila di sekolah. Anak – anak kuburan juga suka bercerita tentang gambar – gambar di tepi jalan. Mereka bercerita sambil duduk di tepi gundukan tanah yang diberi semen oleh keluarga penghuninya.
Selain bermain mereka juga membersihkan kuburan orang – orang yang paling sering menyambangi makam keluarga mereka dan berharap akan mendapatkan sedekah seadanya. Anak – anak kuburan sudah hapal kuburan mana saja yang paling sering didatangi. Dan begitu pula sebaliknya.
Suatu ketika aku bertanya kepada mereka tentang sebuah pertanyaan yang pasti menjadi pertanyaan semua orang. ” Apakah kalian pernah atau tidak takut bila bertemu hantu ? ” dan anak – anak kuburan menjawab : ” kami sudah biasa ”.. sebuah kebiasaan yang tidak menjadi sebuah keinginanku sampai kapanpun..
Mereka bercerita kepadaku yang paling menyeramkan adalah penghuni baru yang mati karena korban tabrakan. Mereka akan menjelma menjadi hantu yang menyeramkan. Mereka pasti akan terdiam bila melihat hantu baru berkeliaran di kompleks itu. Mereka akan berhenti dari segala kegiatan bermain mereka.
Ayah – ayah mereka adalah penjaga kuburan yang paling hebat katanya. Ayah mereka yang mengajarkan bagaimana agar bisa melihat hantu tanpa harus menjelma menjadi mereka juga. Ayah mereka yang mengajarkan untuk berani bila bertemu hantu. Ayah mereka hanya menggunakan sebuah paku kayu untuk itu. Aku tak perlu tahu dan aku memang tak mau tahu bagaimana cara untuk itu.
Anak – anak kuburan tak kenal takut. Anak – anak kuburan juga tak kenal teknologi. Anak – anak kuburan tak tahu kamu. Yang mereka tahu hanyalah aku ingin bermain dimana saja tanpa ada yang menggangguku. namun yang aku tahu bahwa mereka adalah anak – anak yang sama seperti anak yang lain. Mereka juga punya hak untuk merasakan semuanya tanpa perlu hantu untuk menemani.
Tak bisa lama aku melihat mereka bermain di kompleks kuburan ini. Aku juga harus segera kembali. Fajar telah perlahan muncul di ufuk timur. Aku harus segera pulang kembali ke tempatku. Namun aku pasti akan bertemu dengan anak – anak kuburan yang selalu bermain di sini setiap malam. Untuk menemaniku dalam kesunyian tempat ini.
Di samping makam kakakku yang tak sempat kukenal..
Namun berbeda dengan anak – anak kuburan. Mereka dengan leluasa bermain disana tak kenal waktu. Bagi mereka yang masih bisa merasakan bangku sekolah, bermain di kompleks kuburan ketika pulang sekolah sudah pasti menjadi agenda utama. Bagi mereka yang tidak bersekolah, aku yakin sejak pagi mereka sudah berada disana.
Anak – anak kuburan berkulit hitam legam. Rambut mereka berwarna sedikit merah bukan karena gaya tapi karena mereka berteman dengan matahari dan tak kenal mandi. Anak – anak kuburan selalu sama dimana saja.
Jangan tanya permainan apa yang mereka lakukan. Berlari – larian diantara batu nisan atau bermain petak umpet bahkan saling mengetes pengetahuan akan kuburan siapa dimana. Suatu hal yang tidak lazim dilakukan anak – anak kebanyakan.
Jangan pula tanya malam hari mereka kemana. Anak – anak kuburan menghabiskan waktu malam hari mereka juga di antara rerumputan liar dan gundukan tanah kuburan. Yang usia remaja bahkan menghabiskan waktu malam minggu mereka ngobrol hingga dini hari di kompleks ini. Mereka memang bernyali baja.
Anak – anak kuburan suka bila saling bercerita diantara mereka. Entah tentang anak kampung lain yang menantang bermain bola atau teman di sekolah yang selalu mengganggu bila di sekolah. Anak – anak kuburan juga suka bercerita tentang gambar – gambar di tepi jalan. Mereka bercerita sambil duduk di tepi gundukan tanah yang diberi semen oleh keluarga penghuninya.
Selain bermain mereka juga membersihkan kuburan orang – orang yang paling sering menyambangi makam keluarga mereka dan berharap akan mendapatkan sedekah seadanya. Anak – anak kuburan sudah hapal kuburan mana saja yang paling sering didatangi. Dan begitu pula sebaliknya.
Suatu ketika aku bertanya kepada mereka tentang sebuah pertanyaan yang pasti menjadi pertanyaan semua orang. ” Apakah kalian pernah atau tidak takut bila bertemu hantu ? ” dan anak – anak kuburan menjawab : ” kami sudah biasa ”.. sebuah kebiasaan yang tidak menjadi sebuah keinginanku sampai kapanpun..
Mereka bercerita kepadaku yang paling menyeramkan adalah penghuni baru yang mati karena korban tabrakan. Mereka akan menjelma menjadi hantu yang menyeramkan. Mereka pasti akan terdiam bila melihat hantu baru berkeliaran di kompleks itu. Mereka akan berhenti dari segala kegiatan bermain mereka.
Ayah – ayah mereka adalah penjaga kuburan yang paling hebat katanya. Ayah mereka yang mengajarkan bagaimana agar bisa melihat hantu tanpa harus menjelma menjadi mereka juga. Ayah mereka yang mengajarkan untuk berani bila bertemu hantu. Ayah mereka hanya menggunakan sebuah paku kayu untuk itu. Aku tak perlu tahu dan aku memang tak mau tahu bagaimana cara untuk itu.
Anak – anak kuburan tak kenal takut. Anak – anak kuburan juga tak kenal teknologi. Anak – anak kuburan tak tahu kamu. Yang mereka tahu hanyalah aku ingin bermain dimana saja tanpa ada yang menggangguku. namun yang aku tahu bahwa mereka adalah anak – anak yang sama seperti anak yang lain. Mereka juga punya hak untuk merasakan semuanya tanpa perlu hantu untuk menemani.
Tak bisa lama aku melihat mereka bermain di kompleks kuburan ini. Aku juga harus segera kembali. Fajar telah perlahan muncul di ufuk timur. Aku harus segera pulang kembali ke tempatku. Namun aku pasti akan bertemu dengan anak – anak kuburan yang selalu bermain di sini setiap malam. Untuk menemaniku dalam kesunyian tempat ini.
Di samping makam kakakku yang tak sempat kukenal..
Subscribe to:
Posts (Atom)